Bismillahirahmanirahim...
Dalam pegangan hidup manusia, hendaklah diambil neraca dan nilai syara' dan tidak seharusnya diambil nilai-nilai yang lain. Kebaikan dan keburukan hendaklah diperhatikan menurut pandangan syara' berdasarkan kepada kaedah:
الحسن ما حسَنه الشرع والقبيح ما قبَحه الشرع
Yang Baik Ialah Apa Yang Dipandang Baik Oleh Syara' dan Yang Buruk Ialah Apa Yang Dipandang Buruk Oleh Syara'
Terdapat banyak perintah Allah yang memerintahkan kita agar mengambil nilai syara' dan melarang dari mengambil nilai yang lain daripada nilai syara'. Antaranya Firman Allah Subhanahuwatala'ala:
Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syari'at (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syari'at itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui
(Surah Al-Jaatsiyah: 18)
Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya, amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).
(Surah Al A'raaf : 3)
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu?. Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintahkan mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
(Surah An Nisaa' : 60)
Terdapat keterangan yang memberi peringatan bahawa memilih dan berpaut kepada yang lain daripada nilai Islam merupakan, kesesatan dan menyimpang dari jalan Allah Subhanahuwatala'ala. Firman-firman Allah Subhanahuwatala'ala:
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)
(Surah Al An'aam: 116)
Dan tidaklah patut bagi lelaki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
(Surah Al Ahzab: 36)
Bersambung..
Rujukan:Kertas Kerja Sahabat:Nilai Hidup Menurut Islam
Posted at 03:59 pm by ilhami_redha
Permalink